TECHNOLOGY

Bagaimana Menulis Bibliografi Menjadi Mudah!

\Bibliografi dapat dengan mudah dideskripsikan sebagai karya apa pun yang mendeskripsikan sebuah buku. Anda mungkin berpikir bahwa membuatnya membosankan dan membosankan mengingat sifatnya. Cara Menulis Bibliografi dari Berbagai Gaya  Sebaliknya, menulis bibliografi bisa menjadi pengalaman yang cukup memuaskan yang dapat membantu Anda memahami sifat teks, serta mendapatkan wawasan tentang pola pikir penulis yang membuatnya.

Tertarik?

Nah, berikut beberapa ide cara menulis daftar pustaka tanpa repot.

Jenis Bibliografi

Mengetahui cara menulis bibliografi mengharuskan Anda memahami bahwa ada dua cara untuk membuatnya; yang masing-masing akan memengaruhi keseluruhan konten proyek Anda.

Anda dapat membuat bibliografi “enumeratif” yang mendefinisikan buku secara komprehensif. Biasanya jenis bibliografi ini mengikuti format yang sederhana: pengarang, judul, penerbit, dan tanggal terbit.

Metode lain Cara Menulis Bibliografi dari Berbagai Gaya adalah apa yang kita sebut bibliografi “analitis”. Ini melibatkan penelitian mendalam tentang pembuatan buku, yang membatasi tiga aspek: 1) deskriptif, 2) historis, dan 3) tekstual.

Jenis bibliografi ini menggambarkan atribut fisik buku, sejarahnya, serta informasi mendalam mengenai isinya.

Penelitian

Melakukan penelitian mendalam tentang buku tersebut merupakan langkah awal dalam menulis daftar pustaka. Sebagai permulaan, Anda perlu mengetahui segala sesuatu tentang buku tersebut untuk menulis sesuatu yang komprehensif tentangnya.

Carilah karya sastra yang berbeda mengenai teks tertentu dan buat daftar untuk digunakan dalam proyek Anda. Anda dapat membaca karya lain di perpustakaan atau mencarinya di Internet.

Mengikuti Format

Penulisan bibliografi mengikuti format tetap. Cara Menulis Bibliografi dari Berbagai Gaya  Jika Anda masih baru dalam hal ini, disarankan untuk memeriksa karya lain untuk dijadikan dasar karya Anda sendiri. Berikut beberapa tips penulisan daftar pustaka dengan mengikuti format yang benar:

1. Daftar pustaka harus selalu dalam urutan abjad. Biasanya, penulis adalah orang pertama dalam daftar, tetapi dapat diganti dengan judul jika Anda tidak dapat menemukan nama penulis yang menulis buku tersebut.

2. Jika ada lebih dari satu penulis buku, tuliskan sesuai urutan penyajiannya pada teks.

3. Periksa kembali informasi tentang penerbit dan tanggal publikasi, dan pastikan sudah benar untuk menghindari koreksi di kemudian hari.